A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: helpers/visitor_helper.php

Line Number: 95

Backtrace:

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 95
Function: _error_handler

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 22
Function: _userAgent

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 75
Function: browser_user

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 88
Function: _visitor

File: /home/u9464856/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: helpers/visitor_helper.php

Line Number: 107

Backtrace:

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 107
Function: _error_handler

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 22
Function: _userAgent

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 75
Function: browser_user

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 88
Function: _visitor

File: /home/u9464856/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: helpers/visitor_helper.php

Line Number: 95

Backtrace:

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 95
Function: _error_handler

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 136
Function: _userAgent

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 76
Function: os_user

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 88
Function: _visitor

File: /home/u9464856/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: helpers/visitor_helper.php

Line Number: 107

Backtrace:

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 107
Function: _error_handler

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 136
Function: _userAgent

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 76
Function: os_user

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 88
Function: _visitor

File: /home/u9464856/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Pengalaman Kerja di Bank. Apakah Menyenangkan? | APWijaya

APWijaya

Jendela Dunia Anda Terletak Disini

Pengalaman Kerja di Bank. Apakah Menyenangkan?


Baca dan bagikan ide dari suara independen, publikasi kelas dunia,
dan pakar dari seluruh dunia. Semuanya diterima. Belajarlah lagi.

Bekerja di bank merupakan salah satu impian bagi setiap banyak orang. Bahkan sejak kuliah banyak orang yang sudah menargetkan dalam the next plan untuk bekerja di bank. Bukan hanya wanita, pria juga banyak yang tertarik masuk ke dunia perbankan. Salah satu yang menarik kerja di bank adalah penampilannya menarik karena bagi mayoritas orang yang melihat pegawai perbankan merupakan pegawai yang keren dikarenakan penampilan nya menarik, pegawainya yang begitu wangi, tutur bahasanya yang sopan, dan masih banyak lagi.

Namun tulisan diatas masih sebagian dari salah satu faktor mengapa banyak orang yang menginginkan kerja di bank. Saya akan mengurutkan secara detail mengapa orang suka bekerja di bank berdasarkan interview beberapa teman dan lingkungan sekitar saya yang juga punya keinginan untuk bekerja di bank

Alasan mengapa banyak orang ingin bekerja di bank

1. Banyak Duit


Duit adalah salah satu impian banyak orang yang mengharapkan setelah masuk di bank mereka akan banyak duit. Banyak yang mengira kerja di bank merupakan kerja yang aman mudah untuk sukses dan bergaji besar. Nyatanya berdasarkan pengalaman saya sebagai mantan banker di salah satu bank BPD jawaban tersebut benar. Namun tergantung golongan, posisi dan diperusahaan mana kita ditempatkan. Gaji di bank memang nyatanya besar karena bisa untuk menghidupkan 1 keluarga atau 2 anak jika anda sudah berkeluarga, karena perusahaan biasanya akan menanggung biaya keluarga kita dimulai dari istri, anak pertama hingga anak kedua namun fasilitas ini tidak dimiliki oleh setiap perbankan yang ada di Indonesia. Kebetulan kantor tempat saya bekerja dulu memberikan fasilitas ini kepada seluruh karyawannya sehingga bisa dikatakan hidup kita terjamin jika mengandalkan gaji dari perbankan.

Namun ada juga beberapa teman saya yang bekerja di salah satu perbankan yang tidak memberikan fasilitas ini. Perusahaan memberikan fasilitas ini hanya untuk karyawan saja tidak beserta istri dan anak-anaknya. Jadi jika anda ingin masuk ke dunia perbankan saran saya pilihlah perbankan yang benar benar memberikan fasilitas tambahan buat anda dan keluarga anda kelak. Karena jika sudah bekerja di bank, akan sulit untuk mencari pekerjaan diperusahaan lain dikarenakan jam terbang yang bisa dibilnag cukup padat.

2. Pulang Cepat

Saya sebenarnya masih heran jika ada yang bilang kerja di bank enak, bisa pulang cepat. WHATTTT???. Saya bingung karena mereka bisa tau darimana pulang cepat jika kerja di bank. Padahal kerja di bank merupakan pekerjaan yang cukup padat menurut saya sesuai pengalaman yang pernah saya alami. Mungkin dikarenakan bank tutup jam 4 sore, lalu banyak orang pada berpikir jika pegawainya juga pulang di jam segitu. Tapi nyatanya itu salah besar. You have made the wrong statement bro. Kenyatannya adalah disaat bank mulai tutup dan disitu jam-jam sibuk dimulai. Ibarat jika perang, sebelum berperang kita harus menyediakan amunisi dan setelah terkumpul semua amunisinya baru lah mereka berjuang mati-matian untuk menang. Begitu juga yang dirasakan sama pegawai bank, disaat bank mulai tutup maka disitulah jam jam sibuk dimulai bagi sebagaian karyawan perbankan khususnya yang bekerja dibagian Operasional.

Karena pada saat penutupan, otomatis semua data nasabah yang terkumpul harus diinput didalam system dan ini harus diselesaikan saat ini juga. Ini pekerjaan di operasional, beda lagi dengan pekerjaan marketing.

Marketing juga salah satu pekerjaan yang cukup melelahkan jika dibagian perbankan, karena keluar dari kantor mulai dari pagi sekitar jam 9 lalu balik kekantor biasanya paling cepat jam 3 sore, kadang juga bisa sampai jam 5 sore. Kenapa bisa lama? Karena pekerjaan mereka cukup padat

Pertama, mereka harus memberikan penawaran fasilitas kredit kepada nasabah existing maupun nasabah yang baru. 

Kedua, mereka harus menagih beberapa nasabah yang belum membayar angsuran, karena terkadang pekerjaan marketing sekalian digabungkan dengan pekerjaan penagihan sehingga mereka bukan hanya menawarkan kredit tetapi juga melakukan penagihan. Melelahkan bukan? Sungguh melalahkan

Nah setelah mereka pulang dari penagihan atau penawaran, selanjutnya apa mereka bisa langsung pulang ke rumah? Tidak, sungguh hal yang indah jika kita sudah sampai kantor dan kita langsung pulang. Jangan menghayal deh, itu cuma hayalan belaka, nyatanya setelah kita sampai kekantor, kita harus menginput data yang sudah kita kerjakan selama dilapangan. Data tersebut seperti data nasabah yang ingin melakukan peminjaman, ataupun data nasabah yang sudah membayar kreditnya. Biasanya waktu yang diinput meskipun hanya 1 karyawan akan memakan waktu sekitar 30 menit dan ini bisa dibilang cukup cepat, kadang bisa sampai sejaman lebih karena kita harus menunggu atasan kita untuk dilakukan approve, karena tanpa dilakukan approve maka data nasabah yang kita lakukan tidak bisa di ACC. Ribet bukan?

Namun dengan sistem yang seperti ini, banyak ilmu yang kita dapatkan ketika menjadi marketing. Karena seorang marketing harus memiliki ilmu segalanya, karena kita akan menjumpai nasabah dari berbagai karakter, golongan, pendidikan dan berbagai hal yang lainnya, sehingga kita harus bisa memiliki banyak ilmu supaya kita bisa mengobrol dengan banyak nasabah. 

Hingga saya menulis tulisan ini, saya masih salut sama para marketing, karena perjuangan mereka sungguh luar biasa. 

3. Penampilan Rapi

Poin yang ini tidak perlu diragukan lagi, karena semua pegawai bank harus dituntut untuk penampilan rapi, karena kita menjual penampilan kita bertemu nasabah setiap hari. Jika penampilkan kita tidak menarik gimana nasabah mau mendekat sama kita? Semua dimulai dari penampilan. Ini salah satu nilai tambah jika anda ingin menjadi orang rapi. Saya dulu tidak serapi sekarang, dulu sebelum bekerja diperbankan dan bekerja disalah satu rumah sakit sebagai tim IT, penampilan bukanlah nomor satu bagi saya dan bagi kantor saya, yang penting pekerjaan saya beres. Namun ketika saya sudah masuk kedalam dunia perbankan barulah saya mengenal apa artinya kerapian, saya dituntut untuk menjadi orang rapi, wangi dan berpenampilan menarik. Karena apa? Balik lagi ke pernyataan awal karena pegawai bank akan sering bertemu nasabah bahkan setiap hari kita akan ketemu nasabah dari golongan yang berbeda-beda.

Jadi kalau anda menignginkan berpenampilan yang menarik, yuk kerja di bank.

Pernyataan diatas cuma bercanda, karena berpenampilan menarik gak harus kerja di bank kok, dipekerjaan yang lain juga ada yang dituntut berpenampilan menarik. Jadi kalau anda ingin berpenampilan menarik caranya adalah tanyakan pada diri anda sendiri, karena itu semua berasal dari diri anda.

Menariknya kita, pintarnya kita semua berasal dari diri kita, kita berubah bukan karena orang lain tapi dari diri sendiri.

Dan mungkin hanya 3 saja dari sekian banyak alasan mengapa orang ingin bekerja di bank, dan ini juga dipadukan berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri. 

pengalaman opini
1 Komentar

Tinggalkan Komentar

Balas Komentar

  • profile

    Laura

    • 06
    • 04
    • 2021

    Tulisan yang sangat bagus, saya juga salah satu yang menginginkan kerja di perbankan

    Balas 0 Komentar