A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: helpers/visitor_helper.php

Line Number: 95

Backtrace:

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 95
Function: _error_handler

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 22
Function: _userAgent

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 75
Function: browser_user

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 88
Function: _visitor

File: /home/u9464856/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: helpers/visitor_helper.php

Line Number: 107

Backtrace:

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 107
Function: _error_handler

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 22
Function: _userAgent

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 75
Function: browser_user

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 88
Function: _visitor

File: /home/u9464856/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: helpers/visitor_helper.php

Line Number: 95

Backtrace:

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 95
Function: _error_handler

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 136
Function: _userAgent

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 76
Function: os_user

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 88
Function: _visitor

File: /home/u9464856/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: helpers/visitor_helper.php

Line Number: 107

Backtrace:

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 107
Function: _error_handler

File: /home/u9464856/public_html/application/helpers/visitor_helper.php
Line: 136
Function: _userAgent

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 76
Function: os_user

File: /home/u9464856/public_html/application/controllers/Dashboard.php
Line: 88
Function: _visitor

File: /home/u9464856/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Pembully yang Tidak Menyadari Dirinya Pembully | APWijaya

APWijaya

Jendela Dunia Anda Terletak Disini

Pembully yang Tidak Menyadari Dirinya Pembully


Baca dan bagikan ide dari suara independen, publikasi kelas dunia,
dan pakar dari seluruh dunia. Semuanya diterima. Belajarlah lagi.

Banyak para pembully yang merasa bahwa mereka tidak membully dan mereka bukan pembully, hanya bercanda, gitu aja sensi, atau malah menganggap omongannya cuma biasa aja, padahal itu sangat berefek buat korban yang di omongin, mental jadi down, perasaan jadi insecure dan ga percaya sama diri sendiri.

Kalian pernah mikir gak, kalau ada 1 orang yang berhasil kalian bully, itu efeknya akan berlangsung lama ke kondisi psikisnya, ingatan itu tidak akan pernah hilang dalam hidupnya. Berpikirlah sekali lagi kalau mau ngebully, mungkin bagi kita itu hanya biasa aja, tapi bagi orang yang kita bully itu menyakitkan, karena tidak semua orang punya mental kuat, dan tahan banting. 

Jangan Jadi Mental Pembully Jika Tak Ingin di Bully

Sekarang mari tanya pada diri sendiri, apa kita mau dibully?
Jika tidak, marilah berpikir sebelum berucap.
Marilah mengucapkan kata" yang sejuk didengar daripada kata penghujatan yang sakit untuk dirasakan.
Pembully gak lebih dari sekedar sampah, sampah yang gak berguna yang tujuanya hanya jadi perusak orang-orang yang ada disekitar kalian.

Dulu pembully jarang terekspose ke berita, sekarang seiring perkembangan teknologi yang berkembat pesat maka sering kita dengar berita tentang pembullyan. Sering kita dengar berita tentang pembullyan apalagi di media sosial, tidak perlu terlalu jauh kita mencari korbannya, yang paling dekat dan yang paling sering kita dengar adalah kekeyi. Banyak yang berkomentar negatif di post instagram kekeyi, menurut saya itu salah satu pembullyan terhadap dirinya lewat sosial media. Jika kita lihat komentar-komentar warganet di setiap post instagramnya, gak sedikit kita lihat komentar yang penuh hujatan, padahal mereka yang berkomentar negatif tidak lebih sempurna dari objek yang mereka bully. Kita gatau seberapa kuatnya mental / psikis setiap orang, ada yang kuat dan ada yang lemah bahkan tidak sedikit mereka yang dibully memilih untuk mengakhiri hidupnya.
Beberapa yang saya tau tentang teman teman yang mengakhiri hidupnya karena dibully yaitu:

1. Sulli
2. Goo Haara

Dari info yang saya dapat bahwa mereka memilih mengakhiri hidupnya karena mereka dibully oleh netizen.

Sebenarnya apa sih untungnya ngebully?
Kepuasan pribadi? 
Bangga dan bisa tertawa setelah membully orang?
Bersyukur lihat orang yang kita bully menjadi mental down?

Hentikan Pembullyan Sekarang

Masalah depresi jangan pernah dianggap enteng. Apa kita pernah mikir setiap orang yang kita bully maka hidup mereka kedepannya baik-baik aja? Apa pernah kita berpikir sebaliknya kalau setiap orang yang kita bully malah menjadi depresi, setelah depresi lalu muncul niat untuk bunuh diri. Yang harus kalian tau, bunuh diri itu bukan suatu hal yg bisa kita cemooh, karena banyak tuh setiap kasus bunuh diri selalu ada yang cemooh, memberikan komentar negatif, banyak yang bilang "Kurang Iman", "Kurang berdoa", "Kurang Pergaulan", dan masih banyak lagi ribuan kata negatif yang dilontarkan. Padahal kita tidak tau apa yang dirasakan mereka hingga memutuskan hinggga sampai ke tahap akhir yaitu bunuh diri.

Tolong kalau kita tidak punya masalah emosional yg sama, jangan asal ngomong. saya punya teman dulu pas remaja karena terlalu banyak masalah dalam hidupnya dia juga pernah terpikir untuk bunuh diri, orang-orang yang ada di sekitarnya itu bikin kecewa semua padahal dia udah berusaha menjadi anak yg baik, teman yg ramah tapi malah disia siakan dan tidak dihargai. ini masalah kita semua, bukan hanya masalah orang yg emosinya sedang down. Biasanya orang down itu karena ada sebab yg membuat mereka sedih atau tidak bersemangat, jadi setiap orang yang down jangan ditindas lagi tapi diberi semangat dan pengharapan.

Dari semua tulisan diatas, saya mau mengajak kita semua untuk punya hati nurani, punya perasaan dan jaga ucapan kita ke orang orang sekitar kita, jangan jadi mental pembully. Berkaca ke diri sendiri apa kita pernah ngebully, kalau pernah mari ubah diri kita dan jaga ucapan kita supaya apa yang kita keluarkan untuk orang lain damai didengar dan memberi penyemangat bukan sebuah kekecewaan dan kesedihan.

Pesan Buat Saya
Masalah depresi jangan dianggap enteng. Jika Anda pernah memikirkan atau merasakan tendensi bunuh diri, mengalami krisis emosional, atau mengenal orang-orang dalam kondisi itu, Anda disarankan menghubungi pihak yang bisa membantu, misalnya saja Komunitas Save Yourselves di instagram @saveyourselves.id, Yayasan Sehat Mental Indonesia melalui akun Line @konseling.online, atau Tim Pijar Psikologi https://pijarpsikologi.org/konsulgratis.

opini ceritaku
0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Balas Komentar